Faktorfaktor yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan ini antara lain peningkatan jumlah penduduk dan kegiatan eksploitasi alam yang tidak terkendali, serta adanya industrialisasi yang tidak dikelola dengan baik. Selain itu, pencemaran lingkungan pada kenyataannya juga dapat disebabkan oleh proses alam itu sendiri. Wargadapat membuat sumur tanah yang berkedalaman 5 hingga 15 meter. Kedalaman tersebut sesuai dengan daerah tempat tinggal atau kondisi tanah daerah yang akan dibuat sumur (baca : Manfaat Sumur Resapan). Tidak semua air yang dihasilkan dari sumur air tanah atau sumu bor layak untuk dikonsumsi. Air tanah kadang berbau dan berwarna keruh. BendaYang Termasuk Benda Magnetis Adalah - Tower.my.id; Politik Etis Atau Politik Balas Budi Yang Dicetuskan Van DeVenter Berisi Tentang? - Tower.my.id; Perhatikan Pernyataan-pernyataan Berikut Ini:(1) Pencemaran Lingkungan, (2) Pelanggaran Lalu Lintas, (3) Peningkatan Angka Pengangguran, (4) Penyaluran Bantuan Bagi Korban Banjir. wScsZ. Apa itu pencemaran lingkungan? – Pencemaran lingkungan adalah perubahan besar pada kondisi lingkungan akibat adanya perkembangan ekonomi dan teknologi. Perubahan kondisi tersebut melebihi batas ambang dari toleransi ekosistem sehingga meningkatkan jumlah polutan di lingkungan. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan ini antara lain peningkatan jumlah penduduk dan kegiatan eksploitasi alam yang tidak terkendali, serta adanya industrialisasi yang tidak dikelola dengan baik. Selain itu, pencemaran lingkungan pada kenyataannya juga dapat disebabkan oleh proses alam itu sendiri. Simak penjelasan lebih lengkap mengenai pencemaran lingkungan berikut ini Grameds! Pengertian Pencemaran LingkunganMacam dan Pembagian Pencemaran Lingkungan1. Pencemaran Udara2. Pencemaran Air3. Pencemaran Tanah4. Pencemaran SuaraContoh Kasus Pencemaran LingkunganDampak Pencemaran LingkunganCara Menanggulangi Pencemaran Lingkungan1. Penanggulangan Secara Administratif2. Penanggulangan Secara Teknologi3. Penanggulangan Secara Edukatif4. Penanggulanan Pencemaran Lingkungan Berdasarkan Undang-undangKategori Ilmu BiologiMateri Biologi Kelas X Pencemaran lingkungan didefinisikan sebagai perubahan faktor abiotik akibat kegiatan yang melebihi ambang batas toleransi ekosistem biotik. Misalnya saja penggunaan kendaraan bermotor ataupun alat pengolah bahan baku yang terkadang tidak sesuai dengan standarisasi lingkungan. Ada dua jenis bahan dalam pencemaran Degradable, yaitu polutan yang dapat diuraikan kembali atau dapat diturunkan sifat bahayanya ke tingkat yang dapat diterima oleh proses alam. Contohnya adalah kotoran manusia atau hewan dan limbah tumbuhan. Non-Degradable, yaitu polutan yang tidak dapa diuraikan oleh kemampuan proses alam itu sendiri. Contohnya merkuri, timah hitam, arsenik, dan lain-lain. Pencemaran lingkungan disebabkan oleh beragam faktor. Namun, faktor terbesarnya adalah manusia. Sadar atau tidak, kita telah berkontribusi dalam proses pencemaran lingkungan. Mulai dari pertambahan jumlah penduduk yang tak terkendali, banyaknya sumber-sumber zat pencemaran sehingga alam tak mampu menetralisir. Selain itu banyak juga aktivitas sehari-hari yang tanpa disadari menjadi faktor rusaknya lingkungan, diantaranya Penggunaan kantong plastik secara massif, Pembuangan sampah dan limbah deterjen ke sungai, Penggunaan AC berlebih, Pembuangan limbah elektronik yang tak sesuai aturan, Pembakaran hutan, Penggunaan kendaraan pribadi sehingga menimbulkan lebih banyak polusi, Pembuangan limbah pabrik atau kotoran ke sungai, Penebangan hutan yang mengakibatkan hutan tak mampu menyerap karbon-dioksida lebih banyak, dan lain-lain. Dengan adanya begitu banyak penyebab pencemaran lingkungan itu sendiri menghasilkan berbagai dampak pula kepada lingkungan yang ada dan hal ini dilakukan analisis pada buku Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Amdal. Macam dan Pembagian Pencemaran Lingkungan Berikut ini beberapa jenis pencemaran lingkungan berserta dampaknya. 1. Pencemaran Udara Pencemar udara dapat berupa gas dan partikel. Contohnya sebagai berikut Gas HzS. Gas ini bersifat racun, terdapat di kawasan gunung berapi, bisa juga dihasilkan dari pembakaran minyak bumi dan batu bara. Gas CO dan COz. Karbon monoksida CO tidak berwarna dan tidak berbau, bersifat racun, merupakan hash pembakaran yang tidak sempurna dari bahan buangan mobil dan mesin letup. Gas COZ dalam udara murni berjumlah 0,03%. Bila melebihi toleransi dapat mengganggu pernapasan, sumber pencemaran udara lainnya yaitu Oksida karbon karbon monoksida CO dan CO2. Gas CO2 adalah gas yang dihasilkan dari proses pernapasan makhluk hidup, pembusukan bahan organik dan pelabukan dari batuan. Bila gas ini di atmosfer jumlahnya meningkat, maka akan menyebabkan peningkatan suhu pada bumi. Oksida belerang SO dan SO3. Gas sulfur dioksida ini berasal dari pabrik yang menggunakan belerang dan hasil dari pembakaran fosil. Gas ini jika bereaksi dengan air akan membentuk senyawa asam. Bila senyawa ini turun bersamaan dengan hujan, maka akan terjadilah hujan asam. Oksigen nitrogen NO, NO2, N2O. Gas nitrogen ini sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup sebagai bahan untuk membangun protein. Jika gas ini bereaksi dengan air maka akan membentuk sebuah senyawa asam. Komponen organik volatile metan CH4, benzene C6h6, Klorofluoro karbon CFC, dan kelompok bromin. CFC sering kali digunakan untuk bahan pendingin pada AC dan kulkas. Selain itu, CFC juga digunakan untuk alat penyemprot rambut dan juga alat penyemprot nyamuk. CFC sangat berbahaya sekali karena bisa merusak lapisan ozon pada atmosfer. Akibatnya perlindungan bumi dari radiasi sinar ultraviolet akan berkurang. Suspensi partikel debu tanah, dioksin, logam, asam sulfat, dan lain-lain Substansi radioaktif radon-222, iodin-131. strontium-90, plutonium-239, dan lain-lain Suara kendaraan bermotor, mesin industri, pesawat, dan lain-lain Dampak dari pencemaran udara sendiri adalah Hujan asam, Perubahan cuaca yang ekstrim Penipisan ozon, Peningkatan kasus kerusakan mata hingga Kanker kulit. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengatasi pencemaran udara ini, dimana udara merupakan kebutuhan dasar manusia. Sebagai bentuk kontribusi karya ilmiah dalam menemukan solusi yang tepat, buku Limbah Kimia dalam Pencemaran Udara & Air dapat kamu pelajari lebih lanjut. 2. Pencemaran Air Polusi air dapat disebabkan oleh beberapa jenis pencemar sebagai berikut Pembuangan limbah industri, sisa insektisida, dan pembuangan sampah domestik, misalnya, sisa detergen mencemari air. Buangan industri seperti Pb, Hg, Zn, dan CO, dapat terakumulasi dan bersifat racun. Bila terjadi pencemaran di air, maka terjadi akumulasi zat pencemar pada tubuh organisme air. Akumulasi pencemar ini semakin meningkat pada organisme pemangsa yang lebih besar. Sumber lainnya yaitu Bahan Anorganik Timbal Pb, arsenik As, kadmium Cd, merkuri Hg, kromium Cr, nikel Ni, kalsium Ca, magnesium Mg, dan kobalt Co Bahan Kimia Pewarna tekstil, pestisida, dan lain – lain Bahan Organik Berbentuk limbah yang dapat diuraikan oleh mikroba yang akan memicu meningkatkan populasi mikroorganisme di dalam air Cairan Berminyak Dampaknya Media penyebaran penyakit, Peningkatan alga dan eceng gondok, Menurunkan kadar oksigen dalam air hingga mengganggu organisme di perairan, Mengganggu pernapasan karena bau yang menyengat Dengan adanya pembuangan limbah mengandung bahan kimia berbahaya dapat merusak lingkungan yang ada di sekitar jika tidak dikelola secara hati-hati yang dibahas pada buku Pencemaran Lingkungan. 3. Pencemaran Tanah Pencemaran tanah Pencemaran tanah disebabkan oleh beberapa jenis pencemaran berikut ini Sampah-sampah plastik yang sukar hancur, botol, karet sintesis, pecahan kaca, dan kaleng. Detergen yang bersifat non bio degradable secara alami sulit diuraikan. Zat kimia dari buangan pertanian, misalnya insektisida. Sumber lainnya Bahan logam mangan Mn, besi Fe, aluminium Al, timbal Pb, merkuri Hg, seng Zn. asenik As, dan lain – lain Bahan kimia organik pestisida insektisida, herbisida, dan fungisida, deterjen, dan sabun Bahan pupuk anorganik urea, TSP, ammonium sulfat, dan KCL Zat radioaktif Dampak Pertanian, seperti peningkatan salinitas tanah dan penurunan kesuburan tanah Bencana alam, seperti tanah longsor dan erosi hingga Penyumbatan saluran air 4. Pencemaran Suara Polusi suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, deru mesin pabrik, radio/tape recorder yang berbunyi keras sehingga mengganggu pendengaran. Pernah ada kasus warga yang merasa terganggu dengan suara mesin boiler milik pabrik kelapa sawit. Setiap hari mereka tidak bisa tidur nyenyak, terutama anak-anak karena bising dari mesin itu. Menurut WHO, tingkat pencemaran didasarkan pada kadar zat pencemar dan waktu lamanya kontak. Sumber pencemaran suara diantaranya Percakapan pelan 20 – 30 dB Radio 50 – 6- dB Mesin pemotong rumput 60 – 80 dB Lalu lintas 60 – 90 dB Truk 90 – 100 dB Kendaraan bermotor 105 dB Pesawat terbang 90 – 120 dB Musik / beat music 120 dB Mesin jet 140 dB Roket 140 – 179 dB Tingkat pencemaran sendiri dibedakan menjadi 3, yaitu Pencemaran yang mulai mengakibatkan iritasi gangguan ringan pada panca indra dan tubuh serta telah menimbulkan kerusakan pada ekosistem lain. Misalnya gas buangan kendaraan bermotor yang menyebabkan mata pedih. Pencemaran yang sudah mengakibatkan reaksi pada faal tubuh dan menyebabkan sakit yang kronis. Misalnya pencemaran Hg air raksa di Minamata Jepang yang menyebabkan kanker dan lahirnya bayi cacat. Pencemaran yang kadar zat-zat pencemarnya demikian besarnya sehingga menimbulkan gangguan dan sakit atau kematian dalam lingkungan. Misalnya pencemaran nuklir. Berbagai dampak dari pencemaran lingkungan lainnya yang dapat terjadi dapat kamu pelajari melalui buku Dampak Pencemaran Lingkungan oleh Wisnu Arya Wardhana, Ir. Contoh Kasus Pencemaran Lingkungan Kasus pencemaran merkuri yang paling besar terjadi Teluk Minamata, Jepang. Sebuah perusahaan yang memproduksi asam asetat membuang limbang cairnya ke Teluk Minamata, salah satunya adalah methyl mercury konsentrasi tinggi. Tragedi yang dikenal dengan Penyakit Minamata Minamata Disease terjadi antara tahun 1932-1968. Teluk Minamata merupakan daerah yang kaya sumber daya ikan dan kerang. Selama bertahun-tahun, tidak ada yang menyadari bahwa ikan, kerang, dan sumber daya laut lainnya dalam teluk tersebut telah terkontaminasi merkuri. Methyl mercury ini masuk ke dalam tubuh organisme laut baik secara langsung dari air maupun mengikuti rantai makanan. Kemudian mencapai konsentrasi yang tinggi pada daging kerang-kerangan, krustacea dan ikan yang merupakan konsumsi sehari-hari bagi masyarakat Minamata. Akibat adanya proses bioakumulasi dan biomagnifikasi, konsentrasi merkuri dalam rambut beberapa pasien di rumah sakit Minamata mencapai lebih 500 ppm. Pada saat itu, setidaknya orang yang terkena dampak dan lebih dari kasus penyakit Minamata disertifikasi. Masyarakat Minamata yang mengonsumsi makanan laut yang tercemar tersebut diidentifikasi terserang penyakit syaraf, lumpuh, kehilangan indera perasa, bicara ngawur, dan bahkan banyak yang meninggal dunia. Di Indonesia, kasus pencemaran merkuri yang cukup serius juga pernah terekspos di Teluk Buyat, Sulawesi Utara pada 2004. Perusahaan tambang emas PT Newmont Minahasa Raya yang beroperasi di area Teluk Buyat diduga telah membuang limbah tailing-nya ke ke dasar Teluk Minahasa sehingga menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat yang serius. Sejumlah ikan mati mendadak dan menghilangnya beberapa beberapa jenis ikan. Merkuri atau yang juga dikenal dengan air raksa dapat menimbulkan berbagai bahaya dan kematian pada makhluk hidup. Buku Merkuri dan Keberadaannya hadir sebagai penambahan materi dan pemahaman para pembacanya. Selain itu, ditemukan sejumlah ikan memiliki benjolan semacam tumor dan mengandung cairan kental berwarna hitam dan lendir berwarna kuning keemasan. Fenomena yang sama juga ditemukan pada sejumlah penduduk Buyat, di mana mereka memiliki benjol-benjol di leher, payudara, betis, pergelangan, pantat dan kepala. Hasil penelitian WALHI 2004 menemukan bahwa sejumlah konsentrasi logam berat arsen, merkuri, antimon, mangan dan senyawa sianida pada sedimen di Teluk Buyat sudah tinggi. Jika dibandingkan pada konsentrasi logam berat sebelum pembuangan tailing data dari studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan/AMDAL, 1994, konsentrasi merkuri di daerah dekat mulut pipa tailing di Teluk Buyat meningkat hingga 10 kali lipat data WALHI dan KLH, 2004. Dampak Pencemaran Lingkungan Dampak Pencemaran Lingkungan yang lebih terasa saat ini adalah pemanasan global global warming. Dimana suhu bumi meningkat yang menyebabkan beberapa es di kutub utara mencair dan terjadinya kenaikan permukaan air laut. Pemekatan hayati juga merupakan salah satu dampak yang akan ditimbulkan dari adanya pencemaran lingkungan. Proses pemekatan hati ini dapat diartikan sebagai peningkatan kadar bahan pencemar yang melalui tubuh makhluk hidup tertentu. Pemekatan hayati ini juga disebut sebagai amnalgamasiasi. Sebagai contoh untuk menggambarkan kasus ini adalah suatu perairan yang telah tercemar, maka bahan pencemar yang ada di air tersebut akan menempel pada alga yang hidup di wilayah perairan tersebut. Ketika alga dimakan ikan- ikan kecil maka ikan kecil akan terkontaminasi bahan pencemar. Ketika ikan-ikan kecil tersebut dimakan oleh ikan-ikan besar, maka ikan besar juga akan mengandung berbagai bahan pencemar yang dimiliki oleh ikan kecil. Dan ketika ikan-ikan besar ditangkap nelayan dan dimakan oleh manusia, maka bakteri atau polutan tersebut akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui ikan-ikan besar tersebut. Ketika manusia mengonsumsi beberapa makanan yang yang berupa hewan atau tumbuhan yang telah terkontaminasi bahan pencemar, maka segala kemungkinan buruk bisa terjadi. Beberapa kemungkinan buruk dari mengonsumsi bahan makanan yang tercemar adalah keracunan atau meninggal dunia. George Tyler Miller 1979 dalam bukunya yang berjudul Living in The Environment menjelaskan bahwa akibat pencemaran lingkungan terhadap kehidupan dikelompokkan ke dalam 6 tingkatan. Adapun tingkatan tersebut adalah sebagai berikut. Tingkatan 1 Gangguan estetika, misalnya bau Tingkatan 2 Kerusakan properti, misalnya bahan logam menjadi karatan Tingkatan 3 Gangguan pada tumbuhan/hewan, misalnya penurunan hasil pertanian Tingkatan 4 Gangguan pada kesehatan manusia, misalnya penyakit saluran pernapasan Tingkatan 5 Kerusakan secara genetik dan reproduksi manusia Tingkatan 6 Gangguan pada ekosistem secara luas, misalnya perubahan iklim global Cara Menanggulangi Pencemaran Lingkungan 1. Penanggulangan Secara Administratif Penanggulangan secara administratif terhadap pencemaran lingkungan merupakan tugas pemerintah, yaitu dengan membuat peraturan-peraturan atau undang-undang. Beberapa peraturan yang telah dikeluarkan, antara lain sebagai berikut Pabrik tidak boleh menghasilkan produk barang yang dapat mencemari lingkungan. Misalnya, pabrik pembuat lemari es, AC dan sprayer tidak boleh menghasilkan produk yang menggunakan gas CFC sehingga dapat menyebabkan penipisan dan berlubangnya lapisan ozon di stratosfer. Industri harus memiliki unit-unit pengolahan limbah padat, cair, dan gas sehingga limbah yang dibuang ke lingkungan sudah terbebas dari zat-zat yang membahayakan lingkungan. Pembuangan sampah dari pabrik harus dilakukan ke tempat-tempat tertentu yang jauh dari pemukiman. Sebelum dilakukan pembangunan pabrik atau proyek-proyek industri harus dilakukan analisis mengenai dampak lingkungan AM-DAL. Pemerintah mengeluarkan buku mutu lingkungan, artinya standar untuk menentukan mutu suatu lingkungan. Untuk lingkungan air ditentukan baku mutu air, sedangkan untuk lingkungan udara ditentukan baku mutu udara. Dalam buku mutua air, antara lain tercantum batasan kadar bahan pencemar logam berat, misalnya fosfor dan merkuri. Didalam buku mutu udara, antara lain tercantum batasan kadar bahan pencemar, misalnya gas CO2 dan CO. Pemerintah akan memberikan sanksi kepada pabrik yang menghasilkan limbah dengan bahan pencemar yang melebihi standar baku mutu. 2. Penanggulangan Secara Teknologi Penanggulangan pencemaran lingkungan secara teknologis, misalnya menggunakan peralatan untuk mengolah sampah atau limbah. Di surabaya terdapat suatu tempat pembakaran akhir sampah dengan suhu yang sangat tinggi sehingga tidak membuang asap. Tempat tersebut dinamakan insinerator. 3. Penanggulangan Secara Edukatif Penangkalan pencemaran secara edukatif dilakukan melalui jalur pendidikan baik formal maupun nonformal. Melalui pendidikan formal, disekolah dimasukkan pengetahuan tentang lingkungan hidup tentang lingkungan hidup ke dalam mata pelajaran yang terkait, misalnya IPA dan Pendidikan agama. Melalui jalur pendidikan nonformal dilakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan pencegahan serta penanggulangan pencemaran lingkungan. 4. Penanggulanan Pencemaran Lingkungan Berdasarkan Undang-undang Jika Berdasarkan pada Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup sendiri diketahui bahwa upaya penanganan terhadap permasalahan pencemaran lingkungan adalah sebagai berikut Mengatur sistem pembuangan limbah industry Penempatan kawasan industri terpisah dan berjauhan dari kawasan permukiman penduduk, Pengawasan akan penggunakan bahan kimia, misalnya pestisida dan insektisida, Melakukan penghijauan, Pemberian sanksi secara tegas kepada pelaku pencemaran lingkungan, hingga Penyuluhan pendidikan lingkungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencemaran lingkungan Demikian penjelasan mengenai pencemaran lingkungan mulai dari pengertian, jenis, contoh kasus hingga penanggulangannya. Semoga bermanfaat ya! ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien Seringkali pencemaran lingkungan disebabkan oleh ulah manusia. Definisinya sendiri memiliki arti suatu perubahan besar yang terjadi pada lingkungan karena adanya perkembangan teknologi dan ekonomi yang melebihi ambang batas. Sehingga, bisa berdampak besar pada jumlah polutan di sebuah lingkungan. Baik negara maju ataupun berkembang, keduanya sama-sama menanggung beban terjadinya peristiwa tersebut. Contohnya adalah urbanisasi, industrialisasi, eksplorasi, dan pertambangan yang berada pada garis terdepan. Ketahui lebih lanjut mengenai pencemaran lingkungan, mulai dari pengertian, jenis, penyebab, hingga dampaknya berikut ini supaya bisa menambah pengetahuan. BACA JUGA Polusi Pengertian, Jenis, Penyebab, dan Pencegahannya Pexels Materi pencemaran lingkungan pastinya sudah tidak asing lagi untuk Sedulur karena sudah dibahas ketika SMP. Pengertian dari salah satu polusi alam ini adalah terkontaminasinya komponen fisik serta biologis dari sistem atmosfer dan sistem bumi. Sehingga, bisa mengganggu keseimbangan dari ekosistem lingkungan. Asal dari kontaminasi tersebut adalah dari kegiatan manusia maupun proses alam yang dapat menyebabkan kualitas lingkungan menjadi tidak lagi bisa berfungsi sesuai dengan seharusnya. Kemudian, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup memberikan pengertian bahwa polusi ini adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia. Sehingga, bisa melampaui baku mutu dari lingkungan hidup yang sudah ditetapkan. Dikutip dari modul Kemdikbud Biologi Kelas X karya Khoirul Huda, arti dari polusi ini adalah sebagai masuknya atau dimasukkannya zat energi, makhluk hidup, dan atau komponen lainnya yang berkaitan. Sementara itu, polutan atau bahan pencemaran merupakan segala sesuatu yang bisa menimbulkan pencemaran. Bisa dikatakan, zat ini adalah sebagai polutan jika jumlahnya sudah melebihi batas normal yang berada di waktu dan tempat yang kurang tepat. Hal yang berkaitan lainnya adalah zat pencemar atau lebih dikenal sebagai sampah atau limbah. Limbah adalah bahan buangan yang dihasilkan dari proses produksi. Contohnya adalah kegiatan rumah tangga yang bisa memberikan dampak negatif bagi alam atau kawasan tertentu. Limbah bisa digolongkan menjadi beberapa jenis berdasarkan sifatnya, yaitu limbah padat, limbah cair, limbah organik, limbah daur ulang, serta limbah bahan berbahaya beracun B3. 2. Jenis pencemaran lingkungan Pexels Jenis pencemaran lingkungan bisa dibagi menjadi beberapa kelompok besar, yakni pencemaran tanah, pencemaran udara, pencemaran cahaya, pencemaran air, serta pencemaran suara. Berikut adalah definisi dan penjelasan dari masing-masing jenisnya. a. Pencemaran udara Pencemaran udara bisa terjadi karena adanya peningkatan jumlah gas dan zat berbahaya pada udara. Sehingga kualitas udara yang akan dihirup oleh makhluk hidup semakin memburuk. Tak hanya oksigen murni, ada pula beberapa gas dengan jumlah yang seharusnya kecil seperti nitrogen oksida atau sulfur dioksida yang akan terus menumpuk pada udara. Bagi masyarakat yang tinggal di kota besar, hal ini mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari dan sudah terbiasa. Di kota besar, langit akan cerah namun berwarna abu-abu karena kumpulan asap akibat polusi. Sebenarnya, jenis yang satu ini sangat merugikan manusia dari berbagai sisi walaupun dianggap lumrah. Adapun risiko yang bisa didapatkan seseorang adalah sesak nafas, sakit mata, bahkan kanker paru-paru. b. Pencemaran air Jenis yang selanjutnya adalah pencemaran air yang merupakan sebuah polusi karena zat sisa atau limbah berisi zat kimia yang berbahaya. Misalnya adalah sampah yang masuk ke dalam air baik laut, sungai, sampai danau ataupun badan air yang lainnya. Biasanya, air yang telah tercemar akan terlihat berwarna keruh dan berbau. Jika sudah masuk dalam kejadian seperti itu, tentu saja kita dapat dengan mudah menghindarinya. Akan tetapi, tidak jarang juga air yang tercemar masih dalam keadaan jernih serta tidak memiliki aroma sama sekali. Tentunya, hal ini bisa membuat kita sebagai makhluk hidup harus lebih berhati-hati. Penyebabnya adalah jika dikonsumsi dalam tubuh, maka bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Tak hanya untuk jangka pendek saja, penyakit yang bisa didapatkan akibat mengonsumsi air yang telah tercemar bisa menyebabkan meninggal dunia. c. Pencemaran cahaya Pencemaran cahaya bisa terjadi karena adanya cahaya dari teknologi modern seperti lampu. Cahaya ini bisa mengubah persepsi siang-malam berbagai macam makhluk hidup. Jadi, keseimbangan ekosistem bisa terganggu. Contoh dari dampak polusi cahaya terhadap alam adalah hewan yang kesulitan untuk mendapatkan makanan karena jadwal siang dan malam yang tertukar, asap di langit yang lebih susah lagi untuk menghilang. Sampai ilmuwan yang susah untuk melihat bintang serta pergerakan langit lainnya pada malam hari. Sebenarnya, kita semua sebagai manusia tentunya tidak bisa lepas dari lampu. Jadi, pemakaiannya tetap dibutuhkan. Namun, usahakan untuk memberikan batasan misalnya mematikannya ketika sinar matahari masih cukup terang. Bukan tanpa alasan, penggunaan listrik dan bahan bakarnya untuk menerangi malam akan menghabiskan cukup banyak. Jadi, bisa berujung pada bertambahnya berbagai macam polusi yang lainnya. d. Pencemaran suara Pencemaran suara dapat terjadi karena kebisingan yang melebihi ambang batas. Ukuran kebisingannya bisa dihitung dengan menggunakan desibel. Contoh polusi suara yang bisa menyebabkan keseimbangan makhluk hidup menjadi terganggu adalah suara bising mesin pabrik, klakson kendaraan yang berlebihan digunakan, dan situs pembangunan konstruksi. Walau sering disepelekan, namun hal ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan apabila dibiarkan, seperti stres, gangguan pendengaran, sampai tekanan darah tinggi. e. Pencemaran tanah Kemunculan dari hal ini diakibatkan dari limbah, sampah, serta racun sisa industri lainnya yang dibuang tanpa adanya prosedur yang baik di dalam tanah. Jika tidak dilakukan dengan baik, maka tanah akan menjadi terkontaminasi. Contohnya adalah ketika seseorang membuang sampah sembarangan di hutan atau kebun, dan bisa juga ketika seseorang membuka tambang minyak. BACA JUGA Pengertian Limbah Domestik Beserta Jenis, Contoh & Dampak 3. Dampak Pexels Dampak dari pencemaran lingkungan di Indonesia atau negara yang lainnya itu sama, yaitu bisa mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh dampak yang bisa ditimbulkan adalah sebagai berikut Berkurangnya kesuburan tanah. Kualitas tanah akan turun karena berbagai macam zat kimia yang berlebihan. Dampaknya adalah tanah kehilangan kesuburan. Sehingga, produktivitas tanah bisa terganggu. Punahnya flora dan fauna. Apabila terdapat polusi dalam sebuah lingkungan atau alam, maka bisa menyebabkan punahnya fauna dan flora. Ketika polutan sudah menyerang, maka ekosistem keduanya bisa terancam. Jika dibiarkan terus menerus, maka bisa menyebabkan kepunahan. Terganggunya keseimbangan lingkungan. Polusi bisa merusak berbagai ekosistem di udara, air, dan tanah. Sehingga, keseimbangannya bisa terganggu. 4. Penyebab pencemaran lingkungan Pexels Adapun beberapa penyebab dan faktor pencemaran lingkungan yang bisa diwaspadai adalah sebagai berikut Asap rokok. Telah diketahui bahwa rokok membawa berbagai dampak negatif. Tak hanya menyebabkan banyak gangguan kesehatan, ternyata rokok juga bisa menyebabkan pencemaran lingkungan. Kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor menghasilkan berbagai macam bahan kimia seperti karbon monoksida, oksida nitrogen, dan timbal. Jadi, asapnya bisa menimbulkan polusi udara. Sampah rumah tangga. Walaupun telah membuang sampah pada tempatnya, bukan berarti masalah telah selesai. Bisa dilihat dari tempat pembuangan akhir yang banyak gunung sampah beraroma tidak sedap. Jadi, kualitas tanah bisa menurun. BACA JUGA Ekosistem Pengertian, Komponen Pembentuknya & Jenisnya 5. Cara mengatasi pencemaran lingkungan Pexels Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan hidup adalah sebagai berikut Edukasi. Dengan memberikan penjelasan mengenai betapa pentingnya menjaga lingkungan, ternyata dapat menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengatasi polusi alam. Maka dari itu, Sedulur bisa turut berperan secara aktif untuk mengajarkan masyarakat sekitar dan terdekat. Lakukan 3R. 3R atau Reuse, Reduce, dan Recycle adalah sebuah istilah umum yang sering kita dengar. Ternyata, ketiganya dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi berbagai permasalahan terkait polusi. Menggunakan peraturan. Melalui dinas terkait, pemerintah membuat suatu aturan yang berkaitan dengan pelestarian alam. Tak hanya peraturan saja, pemerintah pun juga harus bersikap tegas dalam upaya mengusut warganya yang melakukan pelanggaran. Pada dasarnya, pencemaran lingkungan merupakan masalah kita bersama. Untuk mencegahnya menjadi semakin parah, setiap orang harus memiliki kesadaran dalam melakukan berbagai langkah. Kita sendiri bisa memulainya dari yang paling sederhana seperti mengurangi sampah plastik serta mematikan lampu di siang hari atau jika tidak diperlukan. Semoga bermanfaat! Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya di sini sekarang! Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu di sini aja! Adik-adik kelas X, berikut ini adalah soal tentang Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Pencemaran Lingkungan. Dalam pembahasannya, soal ini dibahas per butir soal agar lebih jelas dan mendetail, serta mudah untuk dipahami. Soal ini diambil dari Buku Erlangga, Pengarang Irnaningtyas. Bagi adik-adik yang kebetulan menggunakan buku yang sama, hal ini akan mempermudah adik-adik dalam mempelajari dan memahami soal materi ini. Selamat belajar, semoga Suatu lingkungan dapat dikatakan telah tercemar apabila ...a. ditemukan mikroorganisme yaitu bakteri dan jamurb. kualitas dan kuantitasnya menurunc. mengandung makhluk hidup, zat, dan energi yang tidak diinginkand. berfungsi sesuai dengan fungsinyae. jumlah dan kadar polutannya melebihi ambang batasJawab DPembahasanBerdasarkan pilihan jawaban di atas, option D bukan merupakan parameter suatu lingkungan telah tercemar. Suatu lingkungan dapat dikatakan telah tercemar bila ditemukan mikroorganisme, kualitas menurun, serta jumlah dan kadar polutannya melebihi ambang Berikut ini adalah zat-zat penyebab pencemaran udara, yaitu ...a. CO, CO2, N2b. halon, NO2, H2Oc. O3, CH4, CFCd. HC, SO2, N2e. N2, H2O, partikelJawab APembahasanBahan-bahan atau zat yang dapat menyebabkan pencemaran udara diantaranya yaitu CO, NO, CFC dan halon, SO. 3. Pernyataan yang tidak benar mengenai lapisan ozon di lapisan troposfer adalah ...a. melindungi bumi dari radiasi sinar mataharib. mudah beraksi dengan zat lain c. mudah membentuk gas oksigen d. mudah melepaskan satu atom oksigennyae. pada konsentrasi tinggi berbahaya bagi manusiaJawab APembahasan Lapisan ozon berfungsi dalam melindungi bumi dan radiasi sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet yang mengenai kulit dapat menyebabkan iritasi hingga kanker kulit. 4. Gas rumah kaca terdapat di lapisan terendah atmosfer yaitu ...a. troposferb. stratosferc. mesosferd. termosfere. ionosferJawab PembahasanTroposfer merupakan lapisan terendah atmosfer yang memiliki ketebalan sekitar 10 km di atas permukaan bumi. Pada lapisan troposfer terdapat gas-gas rumah kaca, antara lain uap air H2O, karbon dioksida CO2, metana CH4, ozon O3, dan nitrogen oksida NO. Gas rumah kaca dapat menyebabkan efek rumah kaca atau greenhouse Parameter untuk pengujian air secara kimia yaitu ...a. bau, warna, dan suhub. pH, kekeruhan, dan kandungan partikel padatc. BOD, COD, dan DOd. kandungan zat kimiawi, padatan tersuspensi dan terlarute. kandungan bakteri Escherichia coli dan Entamoeba histolytica Jawab CPembahasanParameter untuk menguji air secara kimiawi yaitu melalui BOD, COD, dan DO. BOD yaitu ukuran kandungan oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan di dalam air. COD yaitu ukuran kandungan oksigen yang diperlukan agar bahan buangan di dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia biasanya digunakan dalam indikator limbah cair industri. DO yaitu ukuran kandungan oksigen terlarut dalam Penggunaan pupuk bertujuan untuk menyuburkan tanaman, namun penggunaan yang berlebihan mengakibatkan sisa pupuk tercuci oleh air hujan, masuk ke saluran irigasi kemudian terkumpul di sungai. Fenomena tersebut dinamakan ...a. biomagnifikasib. denitrifikasic. eutrofikasid. akumulasie. nitrifikasiJawab CPembahasanBerdasarkan pernyataan yang terdapat pada soal, istilah yang cocok yaitu eutrofikasi. Keadaan ini akan menimbulkan yang namanya blooming, yakni peledakan pertumbuhan ganggang dan eceng gondok sehingga permukaan air tertutup. Dengan begitu, cahaya yang masuk akan berkurang sehingga organisme yang ada di bawahnya akan DDT termasuk insektisida yang sangat sulit untuk terurai di lingkungan dan dapat masuk ke dalam tubuh makhluk hidup melalui rantai makanan. Akumulasi DDT tertinggi terdapat di ...a. konsumen pada tingkat trofik terendahb. konsumen pada tingkat trofik tertinggic. mikroorganisme penguraid. lingkungan perairane. produsenJawab BPembahasanDDT termasuk bahan pencemar yang biasa digunakan oleh para petani sebagai insektisida. DDT ini akan mencemari lingkungan dan diserap tanah, lalu tumbuhan menyerapnya. DDT ini akan cepat berpindah karena DDT sulit untuk terurai. Apabila tumbuhan yang mengandung DDT dimakan oleh herbivora, juga sama akan berpindah, begitulah seterusnya hingga trofik tertinggi. Nah, di trofik tertinggilah akumulasi DDT ini tinggi. Peristiwa ini dinamakan biomagnifikasi. 8. Manusia yang mengonsumsi ikan yang tercemar merkuri dari kegiatan penambangan emas akan mengalami gangguan penyakit ...a. kanker kulitb. sesak napasc. minamatad. hepatitise. scabiesJawab CPembahasanPenyakit minamata merupakan penyakit keracunan merkuri yang dapat mengakibatkan gangguan sistem saraf. Merkuri ini biasa terdapat pada ikan yang tercemari oleh merkuri yang kemudian dikonsumsi oleh Sampah berikut yang dapat terurai dengan cepat yaitu ...a. kacab. kalengc. plastikd. styrofoame. bangkai binatangJawab EPembahasanCukup jelas bahwa sampah yang dapat terurai dengan cepat yaitu bangkai binatang. Bangkai ini akan mudah diurai oleh organisme pengurai seperti bakteri dan jamur. Sedangkan sampah seperti kaca, kaleng, plastik, styrofoam sangat sulit untuk terurai. Butuh waktu lama, bahkan hingga puluhan tahun untuk benar-benar Suara dikatakan bising jika melebihi ...a. frekuensi 20 dBb. frekuensi 35 dBc. frekuensi 45 dBd. frekuensi 80 dBe. frekuensi 90 dBJawab DPembahasanSuara dapat dikatakan bising apabila melebihi frekuensi 80 dB. Untuk menentukan tingkat kebisingan digunakan alat SLM sound level meter. Ukuran kebisingan dinyatakan dalam satuan desibel dB. 11. Berikut ini hal yang bukan merupakan dampak kebisingan pada tubuh yaitu ...a. telingan mendengungb. hilang konsentrasi c. sesak napasd. sulit tidure. tuliJawab CPembahasanSuara yang bising dapat menimbulkan gangguan pada tubuh seperti telinga mendengung, hilang konsentrasi, sulit tidur, hingga hilangnya pendengaran atau Limbah cair yang tidak bisa digunakan untuk menyiram tanaman yaitu ...a. air bekas mencuci buah dan sayuran b. air kencing hewan ternakc. air bekas mencuci berasd. air bekas mencuci bajue. sisa minuman teh Jawab DPembahasan Air bekas mencuci pakaian tidak bisa digunakan untuk menyiram tanaman, sebab air bekas tersebut mengandung bahan pencemar detergen yang justru dapat merusak tanaman. 13. Berikut adalah prinsip kerja instalasi pengolahan limbah cair domestik IPLCD yang benar secara berurutan adalah ...a. penyaringan - pengendapan - proses biologis - pengolahan lumpur b. pengendapan - proses biologis - penyaringan - pengolahan lumpurc. proses biologis - penyaringan - pengendapan - pengolahan lumpurd. pengolahan - pengendapan - penyaringan - proses biologise. pengolahan lumpur - penyaringan - pengendapan - proses biologisJawab APembahasan Prinsip IPLCD Yaitu sebagai Pengolahan pendahuluan penyaringan- Pengolahan pertama pengendapan- Pengolahan kedua Proses biologis- pengolahan lumpur14. Pembuatan cubluk penampungan limbah cair tinja memiliki kelemahan, diantaranya yaitu ...a. harus dikosongkan secara rutin dengan bantuan mesin penyedot tinjab. biaya pembuatannya lebih mahal daripada pembuatan tangki septikc. mudah mencemari air sumurd. tanah di sekitarnya menjadi tidak subure. mematikan mikroorganisme di dalam tanahJawab CPembahasanKelemahan dari pembuatan cubluk yaitu mudah mencemari air sumur. Cubluk tidak perlu dikosongkan secara rutin seperti tangki septik, biaya pembuatannya relatif lebih murah, serta tanah sekitar menjadi Apabila berbelanja ke pasar sebaiknya membawa tas plastik bekas dari rumah. Tindakan ini merupakan salah satu cara meminimalkan limbah padat yaitu ...a. reuseb. reducec. recycled. recoverye. replacement Jawab BPembahasan Reduce merupakan langkah mengurangi limbah. 16. Memanfaatkan sampah batok kelapa untuk dijadikan arang sebagai bahan bakar merupakan salah satu meminimalkan limbah padat yakni ...a. reconstructb. recoveryc. refusal d. reducee. reuseJawab BPembahasanMemanfaatkan sampah batok kelapa untuk bahan bakar merupakan tindakan mengurangi limbah, yaitu recovery. Recovery merupakan memperoleh tindakan kembali komponen-komponen yang bermanfaat melalui proses kimia, fisika, dan Pengolahan limbah padat seperti ampas tahu, yang paling tepat yaitu ...a. dibakarb. ditimbun c. dihancurkan d. dijadikan makanan ternake. dijadikan pupuk komposJawab DPembahasanPengolahan limbah ampas tahu, dapat dimanfaatkan sebagai pakan Di bawah ini sampah organik yag tidak cocok sebagai bahan pupuk kompos adalah ...a. serbuk gergajian kayub. sisa sayur-sayuranc. kotoran ternakd. batok kelapae. dedaunanJawab DPembahasanBatok kelapa tidak cocok untuk dijadikan bahan pupuk kompos. Batok kelapa bisa dimanfaatkan sebagai bahan arang untuk bahan bakar. 19. Di bawah ini yang bukan ciri atau karakteristik limbah bahan berbahaya adalah ...a. bersifat menginfeksib. mudah terbakarc. bersifat reaktifd. bersifat korosif e. mudah teruraiJawab EPembahasanMudah terurai bukan termasuk kedalam karakteristik limbah bahan berbahaya. Justru limbah berbahaya atau B3 sulit untuk terurai, misalnya Berikut ini tindakan yang tidak bijaksana dalam penanganan limbah B3 adalah ...a. membuangnya ke lautb. mengekspor limbah ke negara lain yang bebih majuc. mengolah limbah dengan teknologi modernd. melakukan reduksie. menyimpan limbah untuk sementara waktuJawab APembahasanan Membuang ke laut limbah B3 bukan merupakan solusi yang tepat dari penangan limbah. Justru hal tersebut dapat mengganggu ekosistem laut karena limbah B3 sangat itulah soal beserta pembahasan tentang Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Beserta Pembahasan.